Written by 

Porn(O) Tour

Penerbit

Metagraf (Creative Imprint of Tiga Serangkai) (2015)

Kontak Pemesanan

Phone   : (0271) 714 344

Email     : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Wesite  : www.tigaserangkai.com

Porn(O) Tour merupakan buku ketiga yang ditulis Nurdiyansah dan merekam perjalanan mengunjungi berbagai destinasi wisata populer dan alternatif di Indonesia. Pada buku ini, kisah perjalanan dikemas secara unik dengan menampilkan sisi lain dari destinasi. Nurdiyansah menulis bukan hendak sekadar mempromosikan atraksi wisata atau memandu pembaca menuju suatu lokasi wisata, tetapi memberikan pembelajaran tentang apa itu #TourismEthics dan bagaimana kita sebagai turis dapat memberikan makna dan dampak positif pada suatu perjalanan. Di setiap cerita kita akan disuguhkan substansi tematik yang dikemas melalui corak travel writing. Isu yang diangkat beragam, mulai dari persoalan manajemen pengelolaan destinasi, masalah kemiskinan, hak masyarakat adat, turisfikasi (komodifikasi), fair trade, prostitusi, konservasi alam dan budaya, pemberdayaan masyarakat lokal, hingga trafiking (perdagangan orang, benda antik, dan flora-fauna dilindungi).

"Informatif, kritis, memberikan deskripsi berbagai catatan penting atas hal-hal yang perlu diperhatikan. Bacaan penting untuk jadi traveller yang smart."

Medina Kamil, pembawa acara (presenter) Jejak Petualang

“Buku ini mengupas dunia traveling dengan sudut berbeda. Jika Anda melihat traveling hanya sebagai pencarian ‘surga tersembunyi’ demi berbagi foto dengan perangkat kuno bernama tongsis, atau Anda masih tabu dan jijik dengan kata ‘porn,’ berarti Anda belum siap membaca buku ini.”

Yudasmoro Minasiani, penulis buku Travel Writer 

Porn[o] Tour: Sisi Lain Sebuah Perjalanan memberikan kita sisi lain untuk dipikirkan dari sebuah perjalanan. Sesekali tulisan-tulisan di dalamnya memang terasa penuh penilaian. Tapi, perjalanan bukan soal salah atau benar, melainkan soal menyadari. Buku ini membuat saya makin menyadari satu hal: perjalanan meskipun dianggap aktivitas personal oleh pelakunya, ternyata memiliki dampak yang tak pernah personal.”

Windy Ariestanty, penulis buku Life Traveler & konseptor seri The Journeys 

“Eits! Jangan berpikir vulgar dulu. Judul bukunya emang provokatif, tapi sebenarnya isi buku menarik ini justru terbilang informatif. Penulis memberikan suguhan cerita pengalaman dalam bertualangnya dengan porsi yang berbeda. Sisi lain yang tak pernah terpikirkan oleh para wisatawan saat melancong.... Pembaca bakal terjaga mengikuti petualangn penulis karena dituturkan dengan bahasa yang bersahabat.”

Majalah hai (Edisi 13/2015/XXXIX, 30 Maret - 5 April 2015)

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6